Pada musim Angkutan Lebaran 2026, Direktur Operasi dan Transformasi PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Rio Theodore Natalianto Lasse, memproyeksikan bahwa jumlah penumpang diperkirakan mencapai 5,82 juta orang. Hal ini menunjukkan peningkatan sebesar 9 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, terutama di Pulau Jawa dan Sumatera. Rio menjelaskan bahwa prediksi ini mencakup peningkatan 6 persen dalam jumlah perjalanan dan 9,3 persen dalam jumlah kendaraan yang akan melintasi rute Jawa-Sumatera. Di samping itu, pengguna jasa juga diuntungkan dengan penerapan single tarif selama arus mudik dan arus balik, dengan harapan dapat meningkatkan kelancaran proses muat kendaraan ke dalam kapal. Tarif stimulus juga diberlakukan untuk beberapa lintasan tertentu mulai tanggal 12 Maret hingga 31 Maret 2025. Selain itu, untuk rute Sumatera-Jawa, Bali-Jawa, dan sebaliknya, juga diprediksi akan terjadi peningkatan jumlah perjalanan kapal, penumpang, dan kendaraan secara signifikan. Maka dari itu, diharapkan dengan berbagai upaya yang telah dilakukan oleh ASDP, proses mudik dan balik Lebaran tahun ini dapat berjalan dengan lebih lancar dan efisien bagi para pemudik dan pengguna jasa lainnya.
