Ade Jona Prasetyo Siap Menjadi Jembatan untuk Mewujudkan Mimpi Anak Muda
Pada Minggu, 10 Mei 2026, Calon Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi), Ade Jona Prasetyo, menegaskan bahwa Indonesia harus memiliki 4 persen pengusaha dari total jumlah penduduknya untuk menjadi negara maju. Untuk mewujudkan hal tersebut, Jona berkomitmen untuk menjadi penghubung yang memfasilitasi anak muda Indonesia.
Pendekatan Inovatif dalam Memacu Pertumbuhan Ekonomi
Pada tahapan Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Hipmi, Ade Jona Prasetyo memperlihatkan kepercayaan diri dengan menguasai persoalan dan solusi bagi pengusaha muda. Ia memahami aspek penting transformasi ekonomi yang harus dilakukan untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen yang dipatok oleh Presiden Prabowo Subianto. Menurut Jona, kolaborasi dari seluruh pengusaha muda akan menjadi kunci utama dalam meraih target tersebut.
Strategi Menuju Indonesia Emas 2045
Untuk mencapai visi besar menjadikan Hipmi sebagai rumah kolaborasi pengusaha muda yang inklusif dan berdaya saing global menuju Indonesia Emas 2045, Ade Jona Prasetyo merancang beberapa strategi yang inovatif. Pertama, dengan menguatkan sektor swasembada pangan melalui penguatan UMKM agrikultur dan modernisasi pertanian.
Kedua, Jona berfokus pada swasembada energi dengan mengoptimalkan energi terbarukan dan mengurangi impor energi. Selain itu, dia juga mengusulkan hilirisasi industri dengan strategi meningkatkan kelas pengusaha dari trader menjadi produsen melalui value-added sumber daya alam.
Selain itu, Ade Jona Prasetyo juga memiliki rencana untuk menaikkan limit Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Rp 500 juta menjadi Rp 2 miliar agar UMKM memiliki akses pembiayaan yang lebih mudah. Dia juga bertekad untuk mempermudah akses dan syarat pencairan KUR agar lebih banyak UMKM dapat memperoleh pembiayaan untuk tumbuh dan berkembang.
